Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITAPOLITIKSumbar

Konsolidasi Organisasi dan Penataan AUM Fokus Muhammadiyah

263
×

Konsolidasi Organisasi dan Penataan AUM Fokus Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Mudir Pesantren Kauman Dr. Derliana, menandatangani MoU dengan Malaysia, sebagai langkah strategis pengembangan AUM.(ist)
Example 468x60

PADANG PANJANG, potretkita.id – Muhammadiyah di daerah Padang Panjang Batipuh X Koto (Pabasko), merupakan cerminan gerak persyarikatan di Sumatera Barat. Kehadirannya sejak awal masuknya ke Minangkabau di Kauman, fakta yang tak bisa dibantah.

“Dari Yogya, Muhammadiyah yang didirikan KH. Ahmad Dahlan terus meluas. Minangkabau adalah daerah pertama berkembangnya organisasi tajdid ini,” ujar Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pabasko Musriadi Musanif, kemarin, di Kauman Padang Panjang.

Menurutnya, Maninjau, Padang Panjang, Batipuh, dan Pitalah adalah nama-nama penting dalam perkembangan Muhammadiyah di Nusantara.

Di hadapan ratusan jamaah Masjid Taqwa Kauman beberapa waktu lalu, ujar Musriadi, dia mengingatkan kembali peran besar Pabasko dalam dinamika perkembangan Muhammadiyah itu. Tujuannya, membangkit kembali semangat konsolidasi organisasi dan penataan amal usaha Muhammadiyah (AUM).

Wartawan utama itu menegaskan, untuk meningkatkan intensitas gerakan, pihaknya membutuhkan pimpinan persyarikatan hingga ke tingkat ranting, pimpinan organisasi otonom, pimpinan amal usaha, anggota, dan simpatisan. “Kekuatan massa Muhammadiyah itu ada di tingkat ranting. Ini yang harus dikonsolidasi,” tegasnya.

READ  Jalan Rakyat di Lintau Berefek Ekonomis

Musriadi juga mengucapkan terima kasih kepada jamaah Masjid Taqwa, anggota dan simpatisan Muhammadiyah, karena telah memberi dukungan nyata dalam mengembangkan amal usaha Muhammadiyah di daerah Pabasko.

Secara khusus, Musriadi mengucapkan terima kasih kepada Penjabat Walikota Padang Panjang Sonny Budaya Putra, Ketua DPRD Mardiansyah, beserta segenap Forkopimda atas dukungan dan bantuan yang diberikan, sehingga kiprah dakwah Muhammadiyah semakin nyata dan berkembang.

“Penataan kawasan Masjid Taqwa dan seluruh amal usaha juga terus menjadi perhatian pimpinan Muhammadiyah. Kita ingin menjadikan masjid ini sebagai tempat yang nyaman, baik bagi jamaah yang muqim maupun musafir. kita ingin menjadikan kawasan masjid ini sebagai zona bisnis berbasis keumatan,” tuturnya.

READ  Film Nestapa Karya Santri Kauman Dapat Apresiasi

Musriadi juga melaporkan perkembangan amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, sehingga menjadi pilihan utama para orang tua untuk pendidikan terbaik bagi putra putri mereka.

Menurutnya, Pesantren Kauman Muhammadiyah telah berkembang pesat, dengan para santri yang berdatangan dari hampir seluruh provinsi di Indonesia. Pesantren ini adalah gabungan dari Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah dengan Kulliyatul Muballighien Muhammadiyah Kauman.

Penguatan juga dilakukan di SMP dan SMA Muhammadiyah Padang Panjang. Kedua sekolah itu, ujarnya, mulai tahun ini sudah mengukuhkan posisinya sebagai Muhammadiyah Boarding School Padang Panjang.

Di Kauman, juga ada SD Muhammadiyah, TK Aisyiyah, PAUD Aisyiyah, dan FKIP Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Ada juga sekolah madrasah terbaik di tingkat cabang, seperti MTsM Bungo Tanjuang, MTsM Padanglaweh Malalo, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Batu Taba, dan lain-lain.(rel)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *