Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITABudayaSOSBUDSumatera

KPID Sumut Diminta agar Promosikan Kearifan Lokal

120
×

KPID Sumut Diminta agar Promosikan Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini
Bupati Toba dan jajaran foto bersama komisioner KPID Sumut.(mctoba)
Example 468x60

MEDAN, potretkita.com – Bupati Toba Poltak Sitorus, mengharapkan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara, memasifkan konten kearifan lokal dan budaya, khususnya dari daerah Kabupaten Toba.

Harapan ini disampaikan Poltak Sitorus saat bertemu dengan Komisioner KPID Sumut di Medan, Rabu (12/6/2024). Dalam pertemuan tersebut, Poltak Sitorus memaparkan kondisi dan potensi pariwisata di Kabupaten Toba.

“Kabupaten Toba merupakan salah satu daerah pariwisata Danau Toba, sebagai daerah pariwisata super prioritas (DPSP) dan memiliki kepribadian Batak yang sebenarnya,” ungkapnya, dirilis Dinas Kominfo Toba, Kamis (13/6).

Kepribadian Batak itu, lanjutnya, telah digaungkan sebagai revolusi mental dengan prinsip Batak Naraja selama masa kepemimpinannya.

Prinsip Batak Naraja terdiri dari empat nilai utama: Marugamo (peduli), Maradat (sopan santun), Maruhum (taat aturan hukum), dan Marparbinotoan (pintar bijaksana).

READ  Pengurus Ikrar Batam Dikukuhkan

Pemkab Toba melalui Dinas Pendidikan, juga telah memasukkan Batak Naraja ini sebagai muatan lokal di sekolah.

Poltak berharap KPID sebagai lembaga yang mengawasi isi siaran di radio dan TV, dapat membantu atau mengarahkan agar program siaran, mengandung materi atau acara yang mempromosikan kearifan lokal dan pelestarian budaya.

“Kita setuju pembangunan menuju kemajuan dan modernisasi tetapi hendaklah tetap berbudaya. Mari sama-sama kita suarakan,” katanya.

Menanggapi harapan ini, KPID Sumut melalui Ketua yang diwakili Muhammad Hidayat didampingi dua komisioner; Muhammad Syahrir dan Ramses Simanullang, mengapresiasi kehadiran Bupati Toba bersama Kadis Kominfo Sesmon TB Butarbutar.

Hidayat menjelaskan tugas pokok dan fungsi KPID dalam pengawasan, pembinaan, hingga penindakan pelanggaran penyiaran kepada lembaga penyiaran.

Ia juga menyebutkan, saat ini KPID sedang mendorong pembentukan masyarakat peduli penyiaran di kabupaten kota untuk bersinergi dengan pihaknya.

READ  Letusan Marapi Hari ini Capai Ketinggian Dua Kilometer

Terkait penindakan, KPID Sumut baru-baru ini telah menutup beberapa radio, yang melakukan pelanggaran dan memberikan pembinaan, terkait iklan obat yang tidak sesuai dengan BPOM.

Mengenai usul Bupati Toba, Hidayat menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti sesuai dengan aturan atau perundangan yang berlaku.

Pertemuan yang berlangsung akrab ini dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai berbagai hal tentang kemajuan dan tantangan pembangunan, khususnya di bidang pariwisata.

Bupati Poltak juga memberikan cendera mata berupa ulos batak, plakat, dan oleh-oleh suvenir UMKM Toba.

Turut hadir mendampingi Bupati Toba dalam pertemuan ini antara lain Kabag Prokopim Try Sutrisno Samosir, Kabag Umum Jepry M. Nainggolan, Kabid PIKP Dinas Kominfo Rikardo Simamora, dan lainnya. (mctoba/*)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *