Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumbar

Pemerintah Rehabilitasi Pertanian Terdampak Galodo

71
×

Pemerintah Rehabilitasi Pertanian Terdampak Galodo

Sebarkan artikel ini
Gubernur Mahyeldi menjelaskan kondisi lahan pertanian terdampak banjir lahar dingin di Agam dan Tanah Datar kepada Menteri Pertanian.(adpsb)
Example 468x60

AGAM, potretkita.id – Bencana banjir lahar dingin dan longsor yang melanda Kabupaten Agam dan Tanah Datar, menyebabkan kerusakan parah pada ribuan hektare lahan pertanian,

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, mengucapkan terima kasih atas respons cepat Menteri Pertanian Amran Sulaiman, yang menjamin penyaluran bantuan bibit, pupuk, dan alat-alat pertanian dalam waktu dekat.

“Kita bersyukur dan berterima kasih banyak atas perhatian dan kepedulian pemerintah pusat dalam penanganan bencana di Sumbar,” ujarnua.

Mentan, menurut gubernur, memastikan akan segera menyalurkan bantuan bagi petani yang mengalami gagal panen, dan merugi karena kejadian bencana kali ini.

Mentan Amran mengonfirmasi, pihaknya telah menerima laporan mengenai dampak bencana tersebut terhadap aktivitas pertanian di Agam dan Tanah Datar.

READ  Ini Tiga Kriteria Warga yang akan Direlokasi ke Rambatan

Sekitar 450 hektare lahan pertanian mengalami gagal panen, dan sekitar 1.600 hektare tanaman rusak, sehingga totalnya mencapai sekitar dua ribuan hektare yang terdampak.

“Kita sudah menerima laporan, ada sekitar 450 hektare lahan pertanian yang gagal panen (puso), dan ada sekitar 1.600 hektare tanaman yang rusak, sehingga totalnya sekitar dua ribuan hektare yang terdampak. Nanti kita bantu bibit gratis dengan anggaran sekitar Rp10 miliar. Nanti ditambah pupuk dan alat-alat pertanian, totalnya mungkin sekitar Rp15-20 miliar,” jelas Mentan Amran.

Mentan menegaskan, dirinya telah menghubungi Direktorat Jenderal terkait untuk menindaklanjuti penanganan terhadap kerusakan lahan dan kerugian sektor pertanian akibat bencana ini.

Ia juga meminta Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas terkait di kabupaten/kota dan provinsi untuk segera mendata Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) yang akan menerima bantuan.

READ  Gunung Marapi Kembali Erupsi

“Saya sudah telepon Dirjen terkait. InsyaAllah akan dialihkan anggarannya ke sini. Saya minta Kepala Dinas Kabupaten/Kota dan Provinsi segera menindaklanjuti CPCL-nya. Bantu masyarakat untuk administrasinya. UPT Kementan di Sumbar juga saya minta segera bertindak bantu masyarakat,” tegasnya.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para petani yang terdampak bencana, dan mempercepat pemulihan sektor pertanian di wilayah Sumatera Barat yang terkena musibah.

Pemerintah pusat bersama dengan pemerintah daerah, terus berupaya untuk mengatasi dampak bencana dan mendukung masyarakat yang terkena dampak.(adpsb; ed. edi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *