Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumbar

Pemko Antisipasi Bahaya Kebakaran di Pasar Tanah Kongsi

54
×

Pemko Antisipasi Bahaya Kebakaran di Pasar Tanah Kongsi

Sebarkan artikel ini
Petugas mengecek kodisi APAR di Pasar Tanah Kongsi, Kota Padang.(ist)
Example 468x60

PADANG, potretkita.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang, melalui Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), terus meningkatkan langkah antisipasi terhadap bahaya kebakaran di area pasar.

Pada Selasa (04/06/2024), tim dari Damkar Kota Padang melakukan pengecekan ketersediaan dan kelayakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di Pasar Tanah Kongsi, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat.

“Tujuan pelaksanaan kegiatan hari ini adalah memeriksa terkait APAR. Dari yang kami cek, di Pasar Tanah Kongsi ini ada sekitar sembilan APAR yang terletak di depan kedai atau toko,” kata Kepala Damkar Kota Padang Budi Payan.

<elalui Kepala Bidang Proteksi dan Pengujian Sutan Hendra, Dinas Damkar menegaskan, timnya melakukan pengecekan terhadap ketersediaan dan kelayakan APAR, serta melakukan pengukuran untuk memastikan jarak satu APAR dengan yang lain sesuai dengan aturan yang ada, yaitu setiap 20 meter harus terdapat satu APAR yang siap digunakan.

READ  Kecamatan Bandar Gelar MTQ ke-50

Sutan mengakui, jumlah APAR yang tersedia di Pasar Tanah Kongsi belum mencukupi ketentuan yang ada.

“Itu jumlah yang harusnya ada sesuai dengan ketentuan dan jarak antara satu APAR dengan APAR yang lain. Kisaran jaraknya itu sekitar setiap 20 meter. Tadi kami ukur dan beri tanda tempat-tempat yang harusnya ada APAR yang standby,” ujarnya, dirilis Dinas Kominfo Kota Padang.

Dari hasil pengecekan tersebut, pihak Damkar Kota Padang akan memberikan rekomendasi kepada pihak terkait, seperti UPTD Pasar Tanah Kongsi serta pemilik toko.

“APAR ini sangat perlu dalam melakukan pencegahan dini bahaya kebakaran untuk menangkal supaya api jangan besar,” tambahnya.

Untuk memastikan APAR yang tersedia dapat digunakan saat dibutuhkan, tim Damkar juga mengecek masa berlaku APAR.

READ  Tanah Datar Punya Roadmap Pengendalian Inflasi

“APAR ini harus dicek satu kali setahun, sehingga APAR yang ada tetap layak dan bisa dimanfaatkan ketika memang dibutuhkan,” jelasnya.

Sutan menerangkan, Pasar Tanah Kongsi cukup kompleks karena di dalamnya juga terdapat kegiatan masak-memasak yang dilakukan oleh pedagang kuliner.

“Suka tidak suka, memang harus ada APAR yang cukup dan layak untuk pencegahan dini dari bahaya kebakaran,” pungkasnya.

Kegiatan pengecekan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapan dalam menghadapi potensi kebakaran di Pasar Tanah Kongsi, sehingga keselamatan para pedagang dan pengunjung pasar dapat lebih terjamin. (*/red. edi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *