Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumbar

Pengurus Masjid Muhammadiyah Pasbar Studi Tiru ke Sragen

1084
×

Pengurus Masjid Muhammadiyah Pasbar Studi Tiru ke Sragen

Sebarkan artikel ini
Pengurus masjid dan mushalla Muhammadiyah se-Pasbar foto bersama usai mengikuti pelatihan.(ist)
Example 468x60

PASBAR, potretkita.id – Pengurus Masjid dan Mushalla Muhammadiyah se-Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), merencanakan untuk melakukan studi tiru ke Sragen, Jawa Tengah.

Keputusan ini merupakan salah satu kesimpulan dari sesi saran dan tanya jawab, dalam Pelatihan Manajemen Masjid-Mushalla Muhammadiyah se-Pasbar yang diadakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pasbar, Ahad (2/6)lalu, bertempat di MTsM Simpang Tiga.

“Setuju kita akan studi tiru ke Masjid Jogokarya Yogyakarta dan Al Falah Sragen?” tanya Ardinan, salah satu panitia, dalam sesi tersebut. “Siap, insya Allah,” jawab peserta secara serentak.

Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh jarangnya Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), berupa masjid dan mushalla, yang mendapat perhatian dan pelatihan dari persyarikatan, padahal AUM ini berperan besar dalam membina ummat dan kader persyarikatan di tingkat cabang dan ranting.

Ahda Fitri dan Robi Abadi, panitia dari Majelis Tabligh PDM Pasbar, menekankan pentingnya memperkuat peran masjid dan mushalla sebagai pusat pembinaan kader, terutama di tingkat ranting.

“Kegiatan ini pertama kali diadakan di Pasbar dengan peserta sebanyak 58 orang dari 29 masjid dan mushalla di Pasbar,” ujar Robi, Rabu (12/6).

READ  Tembus Usia 111 Tahun tapi Muhammadiyah Menolak Tua

Ardinan, wakil ketua PDM Pasbar yang juga bertindak sebagai panitia pengarah, menjelaskan pentingnya acara ini dalam konteks aktual.

“Kita terkadang mendengar hilangnya masjid kita atau diambil oleh paham lain. Bahkan Prof. Abdul Mukti turut berkomentar baru-baru ini. Tentu kita di PDM Pasbar perlu melakukan penataan dan memperkuat manajemen,” jelas Ardinan.

Materi pelatihan disampaikan oleh berbagai narasumber dari PDM Pasbar, antara lain:

– Bapak H. Ronaldi (Ketua PDM Pasbar) dengan materi “Tuntunan Ibadah sesuai Tarjih di Masjid-Mushalla Muhammadiyah”

– Ardinan (Wakil Ketua) dengan materi “Sosialisasi Pedoman PP Muhammadiyah tentang Masjid dan Mushalla”

– Mizlan (Wakil Ketua) dengan materi “Kriteria Masjid Unggulan Muhammadiyah”

– Denni Meilizon (Wakil Ketua) dengan materi “Pengelolaan Perpustakaan Masjid”

– Abror Lisman (Sekretaris) dengan materi “Administrasi dan Manajemen Masjid”

Mizlan menyampaikan, tidak lama lagi akan diadakan Cabang-Ranting-Masjid Award dan PDM Pasbar sedang mempersiapkan utusan dari Pasbar.

READ  Menapak Jejak Gerakan Muhammadiyah di Sukomananti

“Saya, Abror Lisman, dan Kusnan baru mengikuti sosialisasi Cabang-Ranting dan Masjid Award di Bukittinggi bulan lalu. Inilah yang menjadi materi saya, kriteria Masjid Unggulan, dengan harapan kita semua dapat mewujudkan keunggulan secara bertahap,” ujar Mizlan dengan penuh semangat.

Pada akhir acara, peserta pelatihan menerima buku berjudul “Memakmurkan Masjid Muhammadiyah, Unggul dan Berkemajuan” terbitan LPCRPM PP Muhammadiyah sebanyak 22 eksemplar yang dibagikan secara gratis, didanai oleh infak H. Refri Andesta (Ketua Majelis Ekonomi PDM Pasbar) hampir mencapai Rp2 juta.

H. Ronaldi, Ketua PDM Pasbar, mengucapkan terima kasih kepada H. Refri, Majelis Tabligh, dan semua peserta yang hadir dengan semangat meskipun jarak yang ditempuh cukup jauh.

“Alhamdulillah, acara pelatihan manajemen untuk pertama kalinya di Pasbar sukses. Terima kasih H. Refri, rekan-rekan PDM, Majelis Tabligh, para pengurus Masjid dan Mushalla, terutama yang datang dari jauh seperti Sitabu, Desa Baru, Koja Kinali. Tetap semangat dan bergembira,” ujar Ronaldi.(AN)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *