Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITAPOLITIKSumbar

Pesantren Kauman Realisasikan Anggaran Persyarikatan

499
×

Pesantren Kauman Realisasikan Anggaran Persyarikatan

Sebarkan artikel ini
Ketua PWM Sumbar Dr. Bakhtiarkan menyerahkan alokasi dana operasional persyarikatan kepada Ketua PDM Pabasko Musriadi Musanif, bersumber dari anggaran Pesantren Kauman.(ist)
Example 468x60

PADANG PANJANG, potretkita.id – Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, membuktikan komitmennya sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah.

Tahun Anggaran 2023/24 ini, misalnya. Pesantren itu merealisasikan anggaran kotribusi persyarikatan sebesar Rp118 juta lebih. Dana ini dimanfaatkan untuk mendukung operasional persyarikatan, khususnya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Padang Panjang Batipuh X Koto (Pabasko).

Secara simbolis, dana operasional persyarikatan itu diserahkan Wakil Mudir Pesantren Kauman Surya Bunawan, Kamis (7/6), kepada Ketua PWM Sumbar. Setelah itu, Bakhtiar juga menyerahkan 50 persennya kepada PDM Pabasko, sesuai komitmen yang sudah dirumuskan Badan Pembina Pesantren (BPP) Kauman yang diketuai H. Apris bersama Mudir Dr. Derliana.

Prosesi penyerahan dana kontribusi persyarikatan itu, dilaksanakan di sela-sela Rapat Koordinasi PWM Sumbar dengan PDM Pabasko, di Hotel Muhammadiyah A. Muin Saidi.

Hadir pada kesempatan itu Korda PWM Sumbar untu Daerah Pabasko H. Apris, Wakil Bendahara PWM Imdibkri, Ketua PDM Pabasko Musriadi Musanif, Wakil Ketua Muhammad Syafran, Surya Bunawan; Sekretaris dan Wakil Sekretaris Yandri Naga dan Suheri, serta Sekretaris Pesantren Kauman Ustadz Zainal.

READ  Jalan Nasional Sumbar-Riau Putus, Polisi Anjurkan Via Kiliranjao

Atas nama jajaran persyarikatan, pada kesempatan itu Bakhtiar menyanpaikan terima kasih kepada PDM Pabasko, BPP Kauman, dan jajaran Pesantren Kauman, karena telah sungguh-sungguh membersamai gerakan Muhammadiyah, sehingga bisa mengimbangi dinamika masa dan tuntutan zaman.

Sementara Musriadi, pada kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih kepada PWM Sumbar, BPP Kauman, dan pimpinan Pesantren Kauman, sekaligus terus mendorong agar amal usaha Muhammadiyah ber-fastabiqul khairat (berlomba untuk kebaikan), memajukan amal usaha itu.

“Muhammadiyah itu mendirikan banyak amal usaha, sesuai dengan bidang kehidupan umat. Amal itu adalah kunci mendapatkan pahala, sementara usaha harus menghasilkan laba. Amal usaha yang terus merugi, ini perlu dievaluasi manajemennya,” sebutnya.

READ  Banyak Lokasi di Padang Panjang Masih Ditutupi Lumpur Vulkanik

Bakhtiar pada kesempatan itu menegaskan, setiap orang yang bersedia dan terpilih memimpin Muhammadiyah, tidak sepatutnya menyia-nyiakan amanah itu dengan tidak melaksanakan tugas yang diemban.

“Dengan tidak aktif, apalagi sampai berbulan-bulan, itu sama saja dengan membuka pintu ke neraka karen menyia-nyiakan amanah dan menelantarkan Muhammadiyah. Padahal tujuan kita bermuhammadiyah ini untuk menggapai surga,” jelasnya.

Menurutnya, membiarkan berlama-lama seseorang atau beberapa tidak aktif menjalankan tugasnya sebagai pimpnan Muhammadiyah, sama saja artinya dengan membiarkannya melenggang bebas menuju neraka karena menyia-nyiakan amanah.

“Reshuffle atau ganti saja. Persyarikatan Muhammadiyah tidak boleh tersandera oleh satu, dua, atau beberapa orang yang tidak aktif,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Bakhtiar juga mengajak seluruh jajaran Muhammadiyah, baik pimpinan maupun anggota, simpatisan, dan karyawan untuk bersama-sama mengamankan keputusan persyarikatan dengan cafa menindaklanjutinya sesuai posisi dan kewenangan masing-masing.(mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *