Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumatera

Simalungun Raih Penghargaan Inflasi dan Digitalisasi

332
×

Simalungun Raih Penghargaan Inflasi dan Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
Jajaran Pemkab Simalungun usai menerima dua penghargaan sekaligus.(ist)
Example 468x60

MEDAN, potretkita.id – Kabupaten Simalungun menerima dua penghargaan bergengsi sekaligus. Penghargaan itu berasal dari Bank Indonesia.

Penghargaan dalam kategori Tim Percepatan Inflasi Daerah (TPID) Teraktif I dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Teraktif I untuk wilayah Sisibatas Labuhan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Simalungun Esron Sinaga, yang mewakili Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga, dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematang Siantar, Muqorrobin.

Penyerahan penghargaan berlangsung dalam acara High Level Meeting (HLM) TPID dan TP2DD, yang diadakan di Medan, Rabu (22/5/2024), dikutip dari pemberitaan Dinas Kominfo Simalungun, Jumat (24/5).

Kabupaten Simalungun telah menunjukkan prestasi yang konsisten dengan meraih penghargaan TPID Teraktif I dua kali berturut-turut, yaitu pada tahun 2023 dan tahun 2024.

READ  Perubahan Arah One Way Padang-Bukittinggi Lebih Awal

Pada tahun 2023, Kabupaten Simalungun juga menduduki posisi ke-10 pada Championship TP2DD se-Sumatera, dan berada di posisi pertama se-Sumatera Utara untuk kategori Kabupaten.

Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Kabupaten Simalungun pada semester II tahun 2023 mencapai 91,6 persen.

Dalam upaya meningkatkan digitalisasi transaksi daerah, Pemerintah Kabupaten Simalungun telah menerbitkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk pembayaran pajak dan retribusi, termasuk retribusi pasar, layanan kesehatan, parkir, dan persampahan.

Selain menerbitkan QRIS, Pemerintah Kabupaten Simalungun juga memperluas kanal pembayaran pajak daerah.

Hal ini menjadikan Kabupaten Simalungun sebagai salah satu pemerintah daerah dengan penerimaan non tunai terbesar di wilayah kerja KPw BI Pematang Siantar (Sisibatas Labuhan), mencapai 98,62%.

READ  Tim Setwapres Kunjungi Bosar Maligas Urusan Stunting

Pencapaian ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah, serta upaya serius dalam pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi.(kominfosml)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *