Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumbar

Bunga Bangkai di Nagari Buo

194
×

Bunga Bangkai di Nagari Buo

Sebarkan artikel ini
Bupati Eka Putra menyaksikan bunga bangkai yang tumbuh di kebun warga Nagari Buo.(prokopim td)
Example 468x60

TANAH DATAR, potretkita.id – Keberadaan Amorphophallus Titanum, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bunga Bangkai, di kebun karet milik Erizal, menyedot perhatian warga.

Kebun itu terletak Jorong Kampung Baru, Nagari Buo, Kecamatan Lintau Buo.

Begitu mendapat kabar, Bupati Tanah Datar Eka Putra, langsung mendatangi lokasi, Selasa (13/2/2024), dengan harapan potensi tersebut bisa dikembangkan menjadi ekowisata.

Erizal mengungkapkan, keberadaan Bunga Bangkai ini, diketahui sejak tiga minggu lalu, sebelum bunga tersebut mekar.

“Awalnya kami tidak menyadari, itu adalah Bunga Bangkai, namun setelah mekar seminggu yang lalu, kami memberitahukan kepada warga lain,” ujarnya.

Menurutnya, bunga tersebut sudah mulai layu selama tiga hari terakhir, tetapi di sekitar area tersebut, terlihat banyak Bunga Bangkai lainnya.

READ  Sejumlah Pohon Tumbang dan Timpa Rumah Warga

Keberadaan Bunga Bangkai ini, telah menarik minat banyak orang untuk datang melihat, dan berfoto-foto karena keunikannya yang langka.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Datar Sri Mulyani menjelaskan, Bunga Bangkai atau Amorphophallus Titanum merupakan flora endemik Sumatera, termasuk Sumatera Barat dan Tanah Datar.

“Dari delapan jenis atau spesies bunga ini, tujuh diantaranya ada di Sumatera Barat, termasuk Tanah Datar. Jadi, memang bunga ini cocok untuk tumbuh di wilayah kita,” jelasnya, dirilis Bagian Prokopim Setdakab Tanah Datar, diakses pada Rabu (14/2) pagi.

Sri menyarankan agar keberadaan bunga tersebut dimanfaatkan sebagai ekowisata. “Jangan ditebang, biarkan saja tumbuh secara alami karena nantinya bisa berkembang lagi. Bunga ini bisa dikembangkan dan ditanam, tetapi lebih baik jika tumbuh sesuai dengan habitatnya yang alami,” tambahnya.

READ  Ada Khatam Al-Quran Gratis di Tanah Datar

Bupati Eka berharap, agar keberadaan Bunga Bangkai dan hal-hal langka lainnya, dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Kita bersyukur atas anugerah ini. Lebih baik lagi jika ini dapat dikelola dan dibudidayakan. Lokasi ini nampaknya cocok untuk pertumbuhan Bunga Bangkai ini. Semoga nantinya bisa ditanam dan mekar secara bersamaan untuk dinikmati,” ujarnya.(*/mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *