Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumatera

Ini Jalan Provinsi yang Butuh Perbaikan Segera

111
×

Ini Jalan Provinsi yang Butuh Perbaikan Segera

Sebarkan artikel ini
Bupati dan walikota di Zona Dataran Tinggi Sumut foto bersama.(MC Toba)
Example 468x60

BRASTAGI, potretkita.id – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Selasa (16/1), menggelar Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Provinsi Sumatera Utara 2025.

Bupati Kabupaten Toba Poltak Sitorus, hadir pada kegiatan yang dilaksanakan di Dataran Tinggi Berastagi, Kabupaten Karo. Kegiatan ini berlangsung hingga Rabu (17/1/2024).

Pada kesempatan itu, Bupati Poltak menyebut, sebagai daerah yang mengandalkan kepariwisataan, daerahnya sangat membutuhkan perbaikan jalan. Ini penting untuk mendukung usaha pengembangan kawasan Danau Toba, sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional.

Lalu, jalan-jalan mana saja yang butuh perbaikan segera? “Ruas jalan provinsi yang dimaksud adalah peningkatan jalan ruas Silimbat-Parsoburan sepanjang 40 kilometer,” ujar bupati.

Sedangkan jalan provins yang sangat membutuhkan perbaikan pada ruas itu adalah setidaknya ada 25 km, ruas Parsoburan-Batas Labuhan Batu Utara panjang 40,5 yang butuh perbaikan segera 13 km, ruas Parsoburan-Borbor-Pangururan-Janji Maria (Batas Taput) sepanjang 40 km dan butuh perbaukan segera 35 km.

READ  Berbelanja di Pasar Lumbanjulu, Bupati Berintegrasi dengan Warga

Seterusnya, Jalan Borbor-Rianiate (Batas Taput) panjang 23 km yang semuanya butuh perbaikan segera, ruas Balige-Tarabunga-Meat (Batas Taput) panjang 14,18 km butuh perbaikan semua, dan Jalan Porsea-Asahan panjang 35 km yang butuh perbaukan segera 15 km. Total ruas jalan provinsi di Kabupaten Toba sepanjang 192,68 km. Sepanjang 125,18 km butuh perbaikan segera.

Selain perbaikan jalan yang sudah rusak itu, menurutnya, Kabupaten Toba juga butuh dukungan untuk perbaikan sektor pertanian, ketahanan pangan dan perikanan, UMKM, kesehatan, dan peningkatan SDM.

Kegiatan ini diikuti kota kabupaten yang masuk Zona Dataran Tinggi, terdiri dari Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Toba, Kabupaten Samosir, Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat dan Kota Pematangsiantar.

READ  Pemkab Simalungun Lakukan Penataan Kota Perdagangan

Selain Bupati Poltak dan Pj Gubernur Sumatra Utara Hassanudin, hadir pula Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Brutu, Bupati Humbang Hasudutan Dosmar Banjarnaor, Bupati Pakpak Barat Franc Bernad Tumanggor, Walikota Pematangsiantar Susanti Dewayani, Bupati Samosir Vandiko Gultom, Wakil dan Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat.(MC Toba; ed. mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *