Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITADestinasiSumbarTOUR

Pikatan Pesona PDIKM dari Kota Padang Panjang

156
×

Pikatan Pesona PDIKM dari Kota Padang Panjang

Sebarkan artikel ini
Bangunan berarsitektur Minangkabau, menjadi ciri khas Museum Bustanul Arifin PDIKM.(ist)
Example 468x60

PADANG PANJANG, potretkita.id – Berwisata ke Kota Padang Panjang tidak akan lengkap tanpa mengunjungi Museum Bustanil Arifin, yang sebelumnya dikenal sebagai Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM).

Museum ini menawarkan pengunjungnya berbagai informasi dan dokumentasi yang berkaitan dengan kebudayaan Minangkabau, mulai dari foto-foto rumah adat tempo dulu, berbagai jenis ukiran, pakaian adat dari berbagai daerah di Sumatera Barat, hingga koleksi uang kertas dan koin dari zaman dahulu.

Dengan arsitektur yang mengadaptasi keindahan Rumah Gadang, museum ini berdiri di kawasan taman yang bersih dan asri, dikelilingi oleh bunga-bunga dan pepohonan yang rindang. Keindahan view-nya membuat pengunjung tak bisa lupa untuk mengabadikan momen saat berkunjung ke tempat ini.

READ  Banjir Bandang Landa 27 Rumah Warga

Tidak hanya itu, di sekitar museum juga tersedia tempat duduk dan gazebo, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk bersantai sambil menikmati pemandangan sekitar. Fasilitas lain seperti musala dan toilet yang bersih turut menambah kenyamanan pengunjung.

Rudi (34), seorang wisatawan dari Jakarta, mengungkapkan kesan positifnya setelah berkunjung ke museum ini pada hari Ahad (14/4).

“Di museum ini kita disajikan sejarah, adat, dan budaya Minangkabau. Sangat luar biasa. Juga ada foto lama Air Terjun Lembah Anai. Tamannya luas dan adem. Sangat berkesan berada di sini,” ujarnya, dalam suatu percakapan dengan kru pemberitaan Dinas Kominfo Kota Padang Panjang.

Museum ini didirikan pada 8 Agustus 1988 dan diresmikan pada 17 Desember 1990 dengan nama Yayasan Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (YDIKM), yang merupakan milik keluarga besar Bustanil Arifin.

READ  Ini Tempat Mengungsi Bila Erupsi Marapi Menjadi-jadi

Pada 1 Desember 2015, yang juga bertepatan dengan Hari Jadi Kota Padang Panjang, dilakukan serah terima hibah dari keluarga besar Bustanil Arifin kepada Pemerintah Kota Padang Panjang, dalam sidang paripurna Hari Jadi Kota ke-225.

Sebagai penghargaan atas jasa Bustanil Arifin, museum ini kemudian dinamai Museum Bustanil Arifin. Bustanil Arifin sendiri adalah putra Padang Panjang yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Menteri Koperasi.

Dengan segala pesonanya, Museum Bustanil Arifin menjadi destinasi wisata budaya yang memikat bagi pengunjung, menawarkan pengalaman yang tak terlupakan tentang kekayaan budaya Minangkabau.(kominfo pp/edi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *