Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITANasional

29 Provinsi di Indonesia Masih Berpotensi Hujan Lebat

100
×

29 Provinsi di Indonesia Masih Berpotensi Hujan Lebat

Sebarkan artikel ini
Analisis prakiraan cuaca yang dipetakan BMKG.(ist)
Example 468x60

JAKARTA, potretkita.id – Sebanyak 29 provinsi di Indonesia masih berpotensi diguyur hujan lebat. Cuaca ekstrim itu harus diwaspadai, karena dapat menyebabkan bencana banjir dan tanah longsor.

Provinsi yang berpotensi hujan lebat itu adalah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Bangka Belitung, Sumatra Selatan, dan Lampung.

Kemudian Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Seterusnya Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan.

Lalu, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto dalam siaran persnya menjeaskan, potensi hujan lebat itu sesuai dengan rilis BMKG sebelumnya, dimana potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia perlu diwaspadai, selama periode akhir tahun 2023 hingga awal Januari 2024.

READ  Cuaca Ekstrem Mendekati Puncak

Mencermati perkembangan potensi cuaca saat ini hingga pertengahan Januari 2024, jelasnya, BMKG terus melakukan update monitoring kondisi cuaca, untuk mengantisipasi peningkatan cuaca ekstrem.

“Berdasarkan analisis terkini diidentifikasi hingga sepekan ke depan, terdapat kondisi dinamika atmosfer, yang memicu adanya potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah,” jelasnya.

Menurutnya, Monsun Asia Musim Dingin yang diasosiasikan sebagai musim angin baratan, mulai menunjukkan dampaknya terhadap potensi peningkatan massa udara basah di sekitar wilayah Indonesia, sehingga pertumbuhan awan hujan di periode Januari ini diprediksikan cukup intens.

Sedangkan aktifitas Madden Jullian Oscillation (MJO), sudah mulai memasuki wilayah Indonesia, dan dalam sepekan ke depan, secara tidak langsung dapat memicu peningkatan potensi hujan sedang-lebat di beberapa wilayah.

READ  Gempa Magnitud 4,5 Dekat Airbangis Kagetkan Warga Pasbar

Kondisi tersebut, imbuhnya, diperkuat dengan adanya aktifitas gelombang Rossby di wilayah Indonesia bagian barat ,dan cukup bertahan hingga lima hari ke depan.

Sementara itu, faktor dinamika lain yang turut memperkuat potensi tersebut adalah terbentuknya pola pertemuan angin dan belokan angin di sekitar wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.(bmkg; ed. mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *