Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITANasional

Bencana Tanah Bergerak Butuh Asesmen Cepat

180
×

Bencana Tanah Bergerak Butuh Asesmen Cepat

Sebarkan artikel ini
Pj. Gubernur Jabar saat mengunjungi pengungsi tanah bergerak di Cianjur.(humas)
Example 468x60

CIANJUR, potretkita.id – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin, meminta Badan Geologi, PVMBG, dan Pemerintah Kabupaten Cianjur segera melakukan asesmen.

Kejadian tanah bergerak di Kampung Sukajadi, Desa Jatisari, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur itu butuh asesmen cepat.

Dalam peristiwa ini, ujar Bey setelah meninjau langsung lokasi tanah bergerak, menyebabkan 65 kepala keluarga berada di pengungsian.

Bey menyatakan, ia telah meminta Kepala PVMBG Hendra Gunawan, untuk segera mengirim tim asesmen ke lokasi, guna memastikan apakah daerah tersebut termasuk zona merah dan membutuhkan relokasi.

“Saya minta untuk segera diasesmen, apakah ini masuk zona merah dan kita harus melakukan relokasi? Jangan sampai masyarakat tidak diberi kepastian tentang bagaimana masa depan mereka,” katanya, sebagaimana dirilis Humas Setdaprov Jabar.

READ  Polda Jambi Sita Narkoba Senilai Rp1,6 Miliar

Masyarakat menyampaikan, tanah masih sering bergerak, sehingga mereka khawatir, dan dengan kesadaran sendiri melakukan pengungsian.

Menurutnya, keselamatan warga harus menjadi prioritas utama bagi Bupati Cianjur dan jajaran pemerintah daerah, untuk memberikan kepastian relokasi secepat mungkin.

“Ke depan mereka bagaimana? Ada yang bekerja, ada yang masih sekolah, jangan sampai mereka terlalu lama di pengungsian. Secara kasat mata, tanah ini terus bergerak, jadi tidak mungkin lagi tinggal di sini, harus relokasi,” katanya.

Camat Bojongpicung Azis Muslim pun berharap, analisis dan kajian perlu secepatnya dilakukan, sehingga memberi kepastian kepada masyarakat terkait status tanahnya.

Jika tanah masih layak ditempati, tuturnya, warga akan didorong untuk memperbaiki rumah mereka secara mandiri. Jika keputusan final adalah relokasi, Azis memastikan, pemerintah daerah akan segera mencari lahan pengganti.

READ  Kota Padang Panjang Dipenuhi Abu Vulkanik

Sementara itu, untuk jangka pendek, pihaknya mendirikan dapur umum di Balai Desa Jatisari untuk mendukung kebutuhan warga yang mengungsi.(jabarprov; ed. edi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *