Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumbar

BPKH Bantu Penanganan Galodo Sumbar Rp717 Juta

55
×

BPKH Bantu Penanganan Galodo Sumbar Rp717 Juta

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat menyampaikan terima kasih kepada BPKH, atas bantyuan dalam penanganan pasca banjir lahar dingin.(adpsb)
Example 468x60

PADANG, potretkita.id – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, menerima bantuan senilai Rp717 juta dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Dana itu sebagai respons atas bencana banjir lahar dingin, galodo, dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Penyerahan bantuan ini berlangsung di Istana Gubernur Sumbar, di mana Gubernur Mahyeldi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh BPKH.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas perhatian dari BPKH. Selama masa tanggap darurat ini, Sumbar menerima dukungan luar biasa dari banyak pihak,” ujar Gubernur Mahyeldi saat menerima kunjungan Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander, beserta rombongan.

Gubernur Mahyeldi optimis, dukungan yang besar dari berbagai pihak akan meningkatkan semangat dan optimisme di kalangan warga yang terdampak bencana, terutama di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

READ  Intan Pengasih Antarkan Tanah Datar Terima TPID Award

Dengan adanya bantuan ini, ujarnya, ia berharap masyarakat yang terkena bencana dapat pulih dari trauma dan memulai kehidupan yang lebih baik.

Selain itu, Gubernur menyatakan, pemerintah pusat, termasuk Kepala BNPB dan Pangdam I Bukit Barisan, masih bersiaga di Sumbar.

Presiden Joko Widodo dan para menteri telah mengunjungi daerah tersebut. Begitu pula dengan Panglima TNI serta Kapolri.

“Ini adalah dukungan yang sangat luar biasa bagi kita di Sumbar,” tambahnya, dirilis Biro Adpim Setdaprov Sumbar, diakses Kamis (23/5).

Setelah masa tanggap darurat berakhir, tantangan berikutnya adalah upaya pemulihan dan rehabilitasi-rekonstruksi (rehab rekon).

Mahyeldi telah menyampaikan surat kepada Presiden Joko Widodo, terkait percepatan pemulihan pascabencana serta pembangunan sarana mitigasi bencana di Sumbar.

READ  Tanggap Darurat Berakhir, 10 Warga Masih Hilang

Harry pada kesempatan itu menyatakan, Sumbar sebagai salah satu lumbung jemaah haji terus mendapat perhatian khusus dari BPKH, terutama saat ini ketika Ranah Minang didera berbagai macam musibah.

“Kami akan terus mengupayakan bantuan dan dukungan untuk Sumbar,” ujarnya.

Bantuan senilai Rp717 juta dari BPKH mencakup paket sembako keluarga, paket sekolah, paket peralatan dapur, serta bantuan karpet yang akan disalurkan ke wilayah Agam, Tanah Datar, dan Padang Panjang.

Ia menambahkan, BPKH akan mempertimbangkan penyaluran bantuan lebih lanjut di masa pemulihan, termasuk kemungkinan memberikan paket beasiswa pendidikan bagi anak-remaja yang terdampak bencana.(adpsb; ed. edi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *