Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumbar

Jenazah Korban Longsor Jalan Sumbar-Riau Tiba di Batusangkar

435
×

Jenazah Korban Longsor Jalan Sumbar-Riau Tiba di Batusangkar

Sebarkan artikel ini
Petugas mengamankan jalur dan membersihkan material longsor di jalan Sumbar-Riau.(ferizal/medsos)
Example 468x60

BATUSANGKAR, potretkita.id – Jenazah Deni (45), korban tanah longsor di jalan nasional Sumbar-Riau, KM 17 Pangkalan, Selasa (26/12) malam, tiba di rumah duka, Jorong Bukik Gombak Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar.

Deni tertimbun tanah longsor, saat dalam perjalanan dari Batusangkar ke Ujung Batu, Riau, Selasa pagi untuk menjembut hewan ternak, bersama anaknya Nia (16).

Informasi yang diperoleh dari Petugas Pos SAR Limapuluh Kota Juni Fiwalman, sampai di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP), kendaraan L300 yang dikemudikan korban tak bisa melanjutkan perjalanan, karena ada longsor di KM 17 tersebut.

Korban pun turun dari kendaraan untuk mengamati situasi. Malang bagi korban, dia tertimbun longsor susulan.

Dengan dibantu warga dan petugas gabungan, jenazah korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Adnan WD Payakumbuh. Kini, jelasnya, jenazah almarhum sudah tiba di Batusangkar. Rencananya, malam ini juga akan dikebumikan.

READ  Bersilaturahim dengan Wartawan, Begini Kata Penjabat Walikota

Informasi dari Juni, hingga Selasa (26/12) malam ini, jalan nasional yang menghubungkan Sumbar dengan Riau tersebut belum bisa dilewati kendaraan, karena banyaknya titik longsor, kendati petugas sejak tadi pagi sudah berusaha menyingkirkan material longsor menggunakan alat berat.

“Banyak titik longsor. Belum bisa dilalui kendaraan. Karena banyaknya titik kemacetan, warga diharap menjauh untuk mengamankan diri, lantaran kemungkinan longsor susulan masih tetap ada,” katanya.

Raihan, salah seorang warga Nagari Pagaruyuang, yang kebetulan terjebak macet di Kilometer 10 siang tadi menyebut, hingga malam ini masih banyak kendaraan yang terjebak di antara satu titik longsor dengan titik longsor lain, sementara situasi di TKP sangat gelap.

Polres Limapuluh Kota hingga malam ini masih menutup akses jalan raya Sumbar-Riau itu, dan mengalihkan kendaraan ke Kiliranjao.

Jalan Sumbar-Riau, tepatnya berada di Kecamatan Pangkalan Kotobaru lumpuh. Tim tanggap bencana Polres 50 Kota bersama dengan BPBD, SAR, Dinas PUPR, TNI dibantu masyarakat setempat tengah bekerja keras membersihkan material longsor yang menimbun beberapa titik badan jalan.

READ  MDMC Sumbar Bagikan Nasi Bungkus, Kapolres Temukan Fakta Penyebab Banjir

Kapolres 50 Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf dan Dandim 0306-50 Kota Letkol Inf. Adri Asmara Yudha mengarakan, Selasa (26/12/2023) pukul 10.00 Wib lalu lintas Sumbar-Riau tepatnya di Jorong Ulu Air Koto Marapak, Kecamatan Harau sedang tertimbun material longsor.

Menurut pemberitaan Humas Polri, sejumlah titik longsor tidak hanya menutup badan jalan, namun luapan banjir juga telah menggenangi rumah penduduk di Kecamatan Pangkalan Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kepada pengguna jalan yang melintas di jalan Sumbar-Riau Kabupaten Limapuluh Kota menuju Riau Pekanbaru, ataupun yang hendak dari Riau menuju ke Sumbar melewati kabupaten Limapuluh Kota. Dihimbau pengguna jalan menggunakan jalur Kiliran Jao jika hendak menuju wilayah tersebut,” sebutnya.(kamba/mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *