Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITAHUKUM DAN KEMANANSumbar

Operator Eksavator Meninggal di Kelok Lubuak Antu

1223
×

Operator Eksavator Meninggal di Kelok Lubuak Antu

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan dibantu masyarakat mengevakuasi jenazah korban.(humas polres pp)
Example 468x60

PADANG PANJANG, potretkita.id – Pada hari Kamis, 25 April 2024, pukul 16.00 WIB, seorang operator eksavator, ditemukan meninggal dunia.

Operator bernama Rasyid (60) itu, ditemukan sekitar 3 kilometer dari Jembatan Kelok Antu, Sungai Batang Aie Kalek, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, setelah terseret arus ait.

Korban, yang biasa dipanggil Pak De, sudah cukup lama bekerja sebagai operator alat berat dan tinggal di Pariaman.

Kronologisnya, sekitar pukul 13.10 WIB, Rasyid mengendarai eksavator mini, masuk ke bawah gorong-gorong membersihkan sisa lumpur yang masih ada di sungai.

Pukul 14.50 WIB, tiba-tiba air sungai membesar karena hujan. Kaca depan eksavator pecah akibat arus deras, dan Rasyid mencoba keluar untuk menyelamatkan diri.

READ  Enam Mobil Tertimbun Longsor, Tiga Orang Meninggal

Dia sempat memegang akar pohon untuk bertahan, namun akar tersebut putus akibat derasnya air. Akibatnya, Rasyid terseret arus ke arah bawah sungai.

Anggota Kodim 0307/TD yang berada di lokasi Serka Dedi Suryadi dan Serma Purwanto, menyaksikan insiden ini dan segera berusaha mengejar. Mereka melihat korban terseret sekitar 20 meter sebelum akhirnya hilang dari pandangan.

Keduanya segera menghubungi Plh Danramil 05/ X Koto untuk meminta bantuan personil, dan mulai melakukan penelusuran sepanjang sungai bersama masyarakat dan pekerja setempat.

Pada pukul 16.00 WIB, korban ditemukan sekitar 3 kilometer dari tempat kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Wakapolres Padang Panjang Kompol Eridal membenarkan adanya kejadian, dan petugas gabungan sudah mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit di Padang Panjang.

READ  Pemkab Simalungun Lakukan Penataan Kota Perdagangan

“Korban berusaha untuk keluar menyelamatkan diri dari eksavator tersebut, namun korban kehilangan keseimbangan akhirnya terjatuh dan hanyut,” jelasnya.

Melihat kejadian tersebut, personil Polres Padang Panjang bersama TNI dan masyarakat melakukan pencarian terhadap korban di sepanjang aliran sungai.

Setelah satu jam melakukan pencarian, imbuhnya, korban ditemukan pada pukul 16.00 WIB, sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Yarsi Padang Panjang.(mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *