Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITAHUKUM DAN KEMANANSumbar

Perencanaan dan Pengawasan Penting dalam Pemerintahan

183
×

Perencanaan dan Pengawasan Penting dalam Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
Gubernur memukul gong, tanda dimulainya kegiatan.(adpsb)
Example 468x60

PADANG, potretkita.id – Gubernur Sumatera Barat Buya H. Mahyeldi Ansharullah, kembali menyoroti pentingnya perencanaan dan pengawasan.

Hal itu terutama dalam penyelenggaraan pemerintahan, untuk mencegah potensi terjadinya penyimpangan.

Pernyataan tersebut, disampaikan gubernur saat membuka Forum Perangkat Daerah Inspektorat Daerah Provinsi se-Sumatera Barat, di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Selasa (27/02).

“Dalam agama, kita dituntun untuk merencanakan segala sesuatunya dengan sebaik-baiknya. Tanpa perencanaan, hasil yang kita dapatkan akan biasa saja,” ujarnya.

Menurutnya, setelah perencanaan, agenda-agenda harus dibuat, dan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan agenda tersebut.

Forum Perangkat Daerah Inspektorat se-Sumbar, menurut Gubernur, merupakan bagian dari rencana, untuk memastikan pelaksanaan pemerintahan di Sumbar, berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Setelah perencanaan dilakukan, sejumlah lembaga, termasuk BPKP, BPK, Inspektorat, KPK, hingga Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya akan melakukan pengawasan.

READ  Hujan Lebat Timbulkan Banjir Besar di Kota Padang

“Pengawasan sangat penting untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam pelaksanaan pemerintahan. Tugas pemerintah adalah menyelesaikan masalah, bukan membuat masalah baru,” tambah Gubernur.

Gubernur juga menekankan, perencanaan harus melibatkan semua pihak dari bawah ke atas, sehingga keputusan yang diambil, adalah keputusan bersama, yang juga didukung oleh seluruh pihak.

Dalam laporannya, Inspektur Daerah Provinsi Sumbar Delliyarti menjelaskan, kegiatan ini mengusung tema Tingkatkan Kolaborasi dan Sinergi dalam Pengawasan Internal Tahun 2024.

“Salah satu tujuan forum, adalah menyelaraskan program perangkat daerah provinsi dan kabupaten kota,” sebutnya.(adpsb)

“Forum ini dihadiri oleh narasumber dari Inspektur Daerah Sumbar, Kepala Bappeda Sumbar, Perwakilan BPKP Sumbar, serta Gubernur sebagai Pembicara Kunci. Peserta forum terdiri dari Kepala OPD di Lingkup Pemprov Sumbar, Inspektur Daerah Kabupaten/Kota se-Sumbar, dan Pejabat Fungsional Inspektorat Sumbar,” jelas Delliyarti.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *