Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumbar

Puluhan Gempa Terkait Erupsi Marapi Terjadi 18 Jam Terakhir

387
×

Puluhan Gempa Terkait Erupsi Marapi Terjadi 18 Jam Terakhir

Sebarkan artikel ini
Gunung Marapi tertutup kabut. Sepanjang 18 jam terakhir, terjadi berbagai kegempaan terkait erupsinya.(magma indonesia)
Example 468x60

TANAH DATAR, potretkita.id – Puluhan gempa terkait Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, terjadi dalam rentang 18 jam terakhir.

Di sisi lain, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), kembali menetapkan status gunung itu pada Level III atau Siaga, setelah melakukan pemantauan sejak 1-8 Februari 2024.

Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Bukittinggi Indra Saputra, Jumat (9/2), pada laman Magma Indonesia melaporkan, kegempaan Marapi pukul 12.00-18.00 WIB adalah:

Satu kali gempa Letusan/Erupsi
Enam kali gempa Hembusan
Satu kali gempa Hybrid/Fase Banyak
Satu kali gempa Tektonik Lokal
Dua kali gempa Tektonik Jauh
Satu kali gempa Tremor Menerus

Pukul 06.00-12.00 WIB
Satu kali gempa Letusan/Erupsi
Tiga kali gempa Hembusan
Satu kali gempa Vulkanik Dalam
Dua kali gempa Tektonik Jauh
Satu kali gempa Tremor Menerus

Pukul 00.01-06.00 WIB
Satu kali gempa Letusan/Erupsi
Lima kali gempa Hembusan
Satu kali gempa Hybrid/Fase Banyak
Satu kali gempa Tremor Menerus

TETAP SIAGA
Sementara itu, menurut pemberitaan kiprahkita.com, PVMBG kembali menegaskan, Gunung Marapi tetap berada pada Level III atau Siaga.

READ  Dua Rumah Sakit TNI di Padang Diresmikan

Keputusan ini diambil setelah PVMBG melakukan pemantauan dan evaluasi sejak tanggal 1 hingga 8 Februari 2024.

Menurut Kepala PVMBG, Hendra Gunawan, dalam surat resmi nomor 214.Lap/GL.03/BGV/2024 yang ditujukan kepada kepala BNPB, gubernur Sumbar, walikota Bukittinggi, Padang Panjang, bupati Tanah Datar, dan bupati Agam, aktivitas erupsi Gunung Marapi kembali terjadi sejak tanggal 5 Februari 2024.

Gempa letusan atau erupsi serta gempa hembusan cenderung meningkat, dengan gempa hembusan mencapai 41 kali sehari dan gempa letusan bisa terjadi hingga tiga kali sehari.

PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi sebagai langkah pengamanan, antara lain:

1. Penyekatan Wilayah : Masyarakat di sekitar Gunung Marapi, termasuk pendaki, pengunjung, dan wisatawan, diminta untuk tidak memasuki wilayah dalam radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

2. Kewaspadaan Terhadap Lahar : Warga yang tinggal di sekitar lembah, aliran sungai yang bermuara di puncak Gunung Marapi, diingatkan untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya lahar, terutama pada musim hujan.

3. Penggunaan Masker dan Perlindungan : Jika terjadi hujan abu, masyarakat diminta untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lainnya untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu, sarana air bersih juga perlu diamankan dan atap rumah harus dibersihkan dari abu vulkanik untuk mencegah kerusakan.

READ  Gubernur Serahkan Bantuan Pangan untuk Ribuan Korban Marapi

4. Menghindari Penyebaran Hoaks : Masyarakat diingatkan untuk tidak menyebarkan informasi palsu atau bohong (hoaks) terkait situasi Gunung Marapi. Semua pihak diharapkan untuk mengikuti arahan resmi dari Pemerintah Daerah.

5. Koordinasi dan Informasi : Pemerintah Daerah diminta untuk berkoordinasi secara langsung dengan PVMBG di Bandung atau Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi untuk mendapatkan informasi terkini tentang aktivitas Gunung Marapi.

6. Pemantauan Melalui Aplikasi dan Media Sosial : Masyarakat dan instansi terkait dapat memantau perkembangan aktivitas Gunung Marapi melalui aplikasi Android Magma Indonesia, website resmi Magma Indonesia, serta media sosial PVMBG seperti Facebook, Twitter, dan Instagram.

Dengan rekomendasi ini, diharapkan masyarakat dapat mengurangi risiko dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat dalam menghadapi potensi bahaya dari Gunung Marapi. PVMBG akan terus memantau situasi dan memberikan update secara berkala.(*/edi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *