Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumatera

Tragedi ALS 151 Terguling, Satu Meninggal dan 46 Luka-luka

782
×

Tragedi ALS 151 Terguling, Satu Meninggal dan 46 Luka-luka

Sebarkan artikel ini
Bus ALS terguling di jalan Malak, saat ne way diberlakukan di Sumbar.(fb)
Example 468x60

AGAM, potretkita.id – Senin (15/4) menjadi saksi tragedi yang menggetarkan di jalur Padang-Bukittinggi via Malalak.

Sebuah bus ALS dengan nomor dinding 151 dan plat nomor BK 7371 UD mengalami kecelakaan maut, terguling di daerah Malalak sekitar pukul 16.00 WIB.

Bus tersebut awalnya berangkat dari Kotanopan menuju Tangerang dan Jakarta. Setelah beristirahat sejenak di stasiun Bukittinggi, bus melanjutkan perjalanan menuju tujuannya.

Kecelakaan terjadi ketika jalur utama Padang-Bukittinggi sedang menerapkan sistem one way, memaksa kendaraan dialihkan melalui Malalak. Meskipun bus ALS 151 dialihkan ke jalur tersebut, sopirnya belum memiliki pengalaman melewati jalan yang ekstrem di Malalak.

Keterangan dari sopir bus, Kevin Harahap, belum berhasil diperoleh karena tidak ditemukan di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) di Kampung Lambeh Jorong Nyiu, Nagari Kampung Koto, Malalak Selatan, Kabupaten Agam.

READ  Ini Hoaks Terbaru tentang Kapolri

Agus, Humas Polresta Bukittinggi, mengungkapkan bahwa bus tersebut membawa 47 penumpang. Dalam kecelakaan tersebut, satu penumpang meninggal dunia, sementara 46 lainnya mengalami luka-luka ringan hingga berat.

Para korban saat ini dirawat di RSAM Bukittinggi, Puskesmas Malalak, dan RSUD Padang Pariaman. Lima orang mengalami luka berat, sementara 26 lainnya mengalami luka ringan.

Indra Sakti Nauli, seorang pengguna jalan, mengungkapkan bahwa kendaraannya sempat disalip dengan kecepatan tinggi oleh bus ALS sebelum terjadi kecelakaan.

Beberapa saksi menduga, bus mengalami kegagalan rem, sehingga meluncur dengan kecepatan tinggi menuruni penurunan yang tajam. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan polisi yang sedang melakukan olah TKP.

READ  Upacara Kenagaraan Lepas Mendiang Baskami Ginting

Peristiwa tragis ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan akan pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama di daerah dengan kondisi jalan yang ekstrem seperti jalur Malalak.

Semoga kejadian ini juga mendorong pihak terkait untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya, demikian harapan dari seorang saksi mata.(edi)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *