Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BudayaSOSBUD

Wamenaker Afriansyah Sandang Gelar Datuak Rajo Basa

202
×

Wamenaker Afriansyah Sandang Gelar Datuak Rajo Basa

Sebarkan artikel ini
Wamenaker Afriansyah Noor, disematkan keris pada prosesi pemberian gelar adat di Pagauyuang.(ist)
Example 468x60

TANAH DATAR, potretkit.id – Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Afriansyah Noor, Kamis (27/4), di Kantor Walinagari Pagaruyuang, dinobatkan menyandang gelar adat Datuak Rajo Basa.

Prosesi pemasangan saluak dan keris dilakukan Ketua KAN Pagaruyuang Armen Dt. Damuanso, disaksikan Bupati Eka Putra Ketua DPRD H. Rony Mulyadi Dt. Bungsu, Forkopimda, Asisten, Kepala OPD, Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Bundo Kanduang.

Pemasangan saluak dan keris itu menandakan Afriansyah resmi menyandang gelar adat Datuak Rajo Basa dari kaum tersebut, dan juga sebagai ibarat membangkit batang tarandam.

Afriansyah Noor Dt. Rajo Basa, saat menyampaikan hantaran kata menjelaskan, dia sudah hampir satu tahun mengumpulkan informasi tentang silsilah keluarganya, mulai dari almarhum nenek dan amak (ibu).

“Saya asli putra daerah Tanah Datar, ibu Pagaruyuang, ayah Lubuk Basung Agam, dan merantau ke Provinsi Jambi. Saya lahir di Jambi kemudian merantau ke Jakarta,” jelasnya.

Terkait penganugerahan gelar, Wamen menyampaikan terima kasih pada Pemerintah Daerah Tanah Datar, Pemerintahan Nagari Pagaruyung dan masyarakat, keluarga besar Datuak Rajo Basa, serta semua lembaga unsur yang telah mendukung rangkaian dari acara tersebut.

READ  Empat Hal yang Terlarang Bagi Pangulu

“Pengukuhan gelar adat ini sebagai amanah dan kepercayaan dari dunsanak dan kemenakan, serta masyarakat Nagari Pagaruyung. Ditinggikan sarantiang, didahulukan salangkah di Nagari Pagaruyung,” ujarnya.

Wali Nagari Pagaruyung Irmaidinal Datuak Magek, yang turut menyampaikan ucapan selamat kepada Wamenaker RI yang telah dikukuhkan dengan gelar Adat Datuak Rajo Basa dan Pengukuhan kepengurusan KAN Pagaruyung yang baru.

Menurut Irmaidinal, pengukuhan kepengurusan KAN ini juga telah melalui proses yang cukup panjang, hingga saat ini baru bisa dikukuhkan.

Bupati Eka juga mengucapkan selamat atas pengukuhan gelar adat Datuak Rajo Basa kepada Wamenaker Afriansyah Noor tersebut, dan berharap dapat menjadi kebanggaan bagi kaum dan bermanfaat bagi anak kemenakan.

“Dengan kiprah Bapak Wamenaker di tingkat nasional dan diberbagai bidang lainnya, telah banyak memberikan sumbangsih bagi masyarakat Tanah Datar secara khusus dan Sumatera Barat secara umum. Tentunya dengan pengukuhan gelar adat ini akan semakin meningkatkan perhatian terhadap daerah dan kampung halaman dan juga akan dapat mengayomi, membimbing anak kemenakan di segenap aspek kehidupan,” ucapnya.

READ  Grebeg Sudiro Naik Kelas Jadi Event Nasional

Bupati berpesan kepada anak kemenakan dan masyarakat Nagari Pagaruyung serta Tanah Datar, untuk menjaga nama baik Alam Minangkabau dan Tanah Datar sebagai pusat kebudayaan (pusek jalo pumpunan ikan) dan diperhitungkan di kancah nasional.

“Dengan telah dikukuhkannya gelar Datuak Rajo Basa ini yang bertepatan dengan pengukuhan KAN Pagaruyung masa bakti 2022-2028, Saya berharap KAN bersama Bundo Kanduang berperan aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan nagari, khususnya bidang pelestarian adat yang tumbuh dan berkembang di nagari, serta mendukung program-program pemerintah daerah,” ujarnya.(prokopomtd; ed. mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

KAMPAR, potretkita.id – Kabupaten Kampar, dikenal sebagai Serambi…