Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITAHUKUM DAN KEMANANSumbar

Gemuruh Marapi nan Membuat Cemas

277
×

Gemuruh Marapi nan Membuat Cemas

Sebarkan artikel ini
Erupsi Gunung Marapi, Kamis (22/2) pagi ini.(musriadi)
Example 468x60

TANAH DATAR, potretkita.id – Gunung Marapi di Kabupaten Tanah Datar dan Agam, dua hari belakangan gemuruhnya sering terdengar. Ini nan membuat cemas.

Tambahan pula, erupsinya juga nyaris berketerusan dan berlangsung dalam wakyu lama. Seperyi yang terlihat sepanjang Rabu-Kamis (21-22/2) ini.

Sejumlah warga dari Nagari Aie Angek, Kotolaweh, Pandaisikek dan Kotobaru dalam wilayah Kabupaten Tanah Datar, serta dari Batu Palano dan Sungai Puar di Kabuapaten Agam, mengaku mendengar dengan jelas gemuruh yang bersumber dari gunung api itu.

Sementara pagi ini, dari beberapa titik di dalam wilayah Kota Padang Panjang, erupsi Marapi terlihat jelas, dengan kolom abu terlihat cukup tinggi. Peristiwa ini berlangsung sejak pukul 06.30 WIB hingga siang ini, pukul 11.00 WIB. Saat berita ini dirilis, kepundan Marapi masih mengeluarkan asap.

Laporan aktivitas Gunung Marapi yang dirilis Teguh Purnomo dari Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi Teguh Purnomo, dan disiarkan pada laman Magma Indonesia menyebut, para rentang pukul 00.00-06.00 WIB, memang terjadi erupsi Gunung Marapi.

READ  Irigasi di Nagori Sigodang Barat dan Sipoldas Rusak

“Gunung api terlihat jelas. Teramati asap kawah utama berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal, tinggi sekitar 400 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah barat,” sebutnya.

Jumlah kegempaannya dalam rentang waktu enam jam itu juga terdeteksi cukup banyak, di antaranya 16 kali gempa hembusan, satu kali gempa low frequency, dan tiga kali gempa vulkanik dangkal. Lalu, ada dua kali gempa vulkanik dalam, dan satu kali gempa tremor menerus.

Sedangkan Rabu (21/2) pukul 18.00-23.59 WIB, menurut laporan kiprahkita.vom, teramati asap kawah utama berwarna kelabu, dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 600 meter dari puncak.

Lalu gempa hembusan terbilang sangat banyak, yakni 53 kali. Ada pula dua kali gempa letusan atau erupsi, satu kali gempa low frequency, dua kali gempa vulkanik dangkal, dua kali gempa vulkanik dalam, dan satu kali gempa tremor menerus.

READ  Gubernur Serahkan Bantuan Pangan untuk Ribuan Korban Marapi

Gunung Marapi yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Agam itu, saat ini berstatus Level III atau Siaga, ditetapkan PVMBG sejak 9 Januari 2024 pukul 18.00 WIB.

Sebelumnya, pada Ahad 3 Desember 2023 pukul 15.40 WIB, gunung itu mengalami erupsi besar yang mengakibatkan 24 pendaki meninggal dunia.

Terkait dengan status Siaga itu, PVMBG juga sudah mengeluarkan sejumlah rekomendasi, disampaikan kepada BNPB, Gubernur Sumbar, Walikota Padang Panjang dan Bukittinggi, serta Bupati Tanah Datar dan Agam.(mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *