Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumbar

Gunung Marapi Erupsi Terus, Pengungsi Juga Bertambah

1029
×

Gunung Marapi Erupsi Terus, Pengungsi Juga Bertambah

Sebarkan artikel ini
Erupsi Gunung Marapi yang terekam petugas dari Posko Batang Silasiah, Bukik Batabuah.(robert/informasi pb-td)
Example 468x60

PADANG PANJANG, potretkita.id – Masyarakat yang melintas di jalan-jalan dalam Kota Padang Panjang hingga ke Nagari Kotobaru, Kecamatan X Koto, Tanah Datar, diminta hati-hati.

Jalanan dipenuhi abu vulkanik. Beberapa di antaranya berubah menjadi lumpur, karena diguyur hujan semalam. Gunung Marapi yang berstatus Level III (Siaga) itu, terus erupsi dengan mengeluarkan asap berwarna putih hingga kelabu dan hitam.

Licinnya jalan raya akibat lapisan abu dan lumpur vulkanik itu, besar kemungkinan membahayakan, bila mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi, terutama bagi pengguna sepeda motor. “Hati-hati, jalan licin akibat abu vulkanik,” seorang aktivis RAPI Kota Padang Panjang, Sabtu (13/1) pagi, mengingatkan.

Mencermati laporan dari petugas Pengamat Gunung Api Marapi, sebagaimana dirilis Magma Indonesia, aktivitas erupsi marapi terpantau beberapa kali. Bahkan, terlihat erupsinya juga disertai semburan lava pijar.

PENGUNGSI
Sementara itu, mengutip berita kiprahkita.com, pengungsi akibat erupsi Gunung Marapi bertambah. Mereka tinggal dalam radius 4,5 kilometer dari kawah. Ada juga yang mengungsi, karena tak tahan lagi mendengar gemuruh di perut bumi, yang terdengar jelas dari tempat mereka.

READ  Hadapi Abu Vulkanik Marapi, BNPB Kirim Bantuan Logistik

Untuk memenuhi kebutuhan pokok pengungsi, atas perintah Bupati Tanah Datar Eka Putra, Kepala Dinas Sosial H. Afrizon kembali mengantarkan bantuan logistik yang meliputi beras 120 kg, telur 15 sak, Mie instan 15 dus, air mineral 15 dus, dan gula 5 kg.

Ada 12 kepala keluarga dengan 44 jiwa, jumlah tambahan pengungsi itu. Sebelumnya pengungsi sebanyak 24. Total 36 KK dengan112 jiwa.

“Sesuai arahan Pimpinan Daerah tadi pagi bahwa ada lagi masyarakat yang mengungsi sebanyak 12 KK, siang ini kami diperintahkan untuk menyerahkan bantuan berupa bahan pokok dari Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Sosial PPPA Tanah Datar,” Afrizon, sebagaimana diberitakan Bagian Prokopim Setdakab Tanah Datar, diakses dan dikutip pada Sabtu (14/1/2024) pagi.

READ  Lubuk Mata Kucing, Begini Asal Mula Ceritanya

Menurutnya, Tanah Datar dalam bencana erupsi Gunung Marapi saat ini, berada dalam status siaga bencana, sehingga bantuan yang diberikan masih berupa bantuan siaga bencana. Belum berada pada tanggap darurat.

Itu artinya, menurut Afrizon, seharusnya bantuan pun dalam bentuk siaga darurat seperti masker. Namun atas kebijakan bupati, imbuhnya, bantuan serupa tanggap darurat pun disalurkan pemerintah daerah kepada warga yang sedang mengungsi.

Salah seorang pengungsi bernama Dadang Suherman, mewakili rekan-rekannya, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah, khususnya Bupati Tanah Datar atas bantuan yang diberikan tersebut.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian pemerintah, terutama kepada pemerintah kabupaten, camat, dan walinagari, atas perhatian dan bantuan yang diberikan,” ujarnya.(mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *