Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITASumbar

MDMC Pabasko Terus Distribusikan Masker

164
×

MDMC Pabasko Terus Distribusikan Masker

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Muhammadiyah membagikan masker kepada warga, dalam rangka dukungan operasi MDMC Pabasko terkait dengn erupsi Gunung Marapi.(ist)
Example 468x60

PADANG PANJANG, potretkita.id – Setiap hari, MDMC Pabasko dengan dukungan MDMC Wilayah Sumbar, terus mendistribusikan masker, untuk melindungi warga dari efek abu vulkanik.

Sejak erupsi besar pada 3 Desember 2023, dan statusnya meningkat dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga), Gunung Marapi terus mengeluarkan abu vulkanik.

Abu itu menghujani Kota Padang Panjang dan daerah sekitarnya. Bukan saja aby, tetapi juga berubah menjadi lumpur, ketika abu letusan gunung yang terletak di Kabupaten Tanah Datar dan Agam, terkena air hujan.

Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Daerah Padang Panjang Batipuh X Koto (Pabasko) Arismantri, bersama Sekretaris Abril menjelaskan, setiap hari pihaknya mengerahkan para relawan, didukung mahasiswa dan pelajar Muhammadiyah, medistribusikan masker untuk warga.

“Masker itu penting bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan. Sudah puluhan ribus pieces masker kita bagikan. Pengadaan masker itu adalah bantuan MDMC Sumbar dan sumbangan pribadi anggota MDMC Pabasko,” jelasnya.

Berdasarkan pemetaan yang dilakukan MDMC Pabasko, berbasis cabang dan ranting Muhammadiyah di daerah Pabasko, menurut Abril, diketahui hampir seluruh kawasan pemukiman terpapar abu vulkanik.

READ  Gempa Hembusan Marapi 35 Kali dalam Sehari

Selain Kota Padang Panjang, jelasnya, kawasan yang hampir selalu diguyur abu vulkanik adaah Kotobaru, Pandaisikek, Koto Laweh, Aie Angek, Paninjauan, Panyalaian, Andaleh, Sabu, dan beberapa nagari di Kecamatan Batipuh.

Berdasarkan arahan Ketua MDMC Sumbar Portito, menurut Abril, MDMC Pabasko tidak saja melayani cabang dan ranting Muhammadiyah di Kota Padang Panjang, Kecamatan X Koto, Batipuh, dan Batipuh Selatan, tetapi juga menjangkau kawasan terdampak lainnya, seperti di Kabupaten Agam dan Tanah Datar.

“Saat ini para petani banyak mengalami di kawasan terdampak banyak yang gagal panen. Umumnya mereka menanam tanaman hortikultura, seperti yang selama ini dilakukan, seperti tomat, cabai, kol, sawi, kentang, dan bawang. Lahan perkebunan berada di 4-5 kilometer dari pusat letusan,” sebutnya.

Arismantri dan Abril menambahkan, pada kondisi tertentu pascaletusan, jalan-jalan tertentu di daerah Pabasko umumnya menjadi menjadi licin, karna hujan abu vulkanik sering disertai gerimis.

“Abu yang disemburkan letusan gunung, membuat udara menjadi tidak sehat, sehingga warga dan pengendara motor harus menggunakan masker,” ujarnya.

Dermawan yang ingin berpartisipasi melindungi warga dari paparan abu vulkanik, Abril mengatakan, bisa langsung menghubung Posko Induk MDMC Pabasko di SMP Muhammadiyah Kauman Padang Panjang.

READ  Muhammadiyah Kultural

MDMC Pabasko juga memiliki lokasi dampingan di Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Batipuh, PCM Batipuh Selatan, PCM X Koto, PCM Padang Panjang Barat, dan PCM Padang Panjang Timur.

Gerakan MDMC Pabasko juga mendapat dukungan 12 ranting Muhammadiyah dan puluhan amal usaha Muhammadiyah se-Pabasko.

Pj. Ketua PDM Pabasko Musriadi Musanif menghimbau warga Muhammadiyah, agar senantiasa mengikuti arahan pemerintah melalui instansi terkait, sehingga perlindungan diri dan keluarga dapat dilakukan dengan bakik.

“Gunung Marapi itu dipantau terus-menerus oleh instansi terkait. Perkembangan situasinya selalu disampaikan kepada jajaran pemerintah daerah terkait. Dengan demikian, jangan terpedaya oleh informasi hoak dan kabar bohong tentang Marapi, baik berbentuk naratif maupun foto dan video,” sebutnya.

Khusus warga Muhamadiyah di daerah Pabasko, wartawan utama itu juga mengajak agar senantiasa berkoordinasi dengan MDMC Pabasko, baik ketika ada informasi menonjol yang berkembang di masyarakat, maupun kebutuhan logistik saat keadaan membutuhkan dukungan MDMC.(mus)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *