Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
BERITAHUKUM DAN KEMANANSumbar

Perjalanan Dinas Fiktif Titik Kritis Modus Korupsi

198
×

Perjalanan Dinas Fiktif Titik Kritis Modus Korupsi

Sebarkan artikel ini
Pj. Walikota Sonny Budaya Putra berfoto bersama peserta sosialisasi.(kominfo pdp)
Example 468x60

PADANG PANJANG, potretkita.id – Perjalanan dinas fiktif, rekayasa dalam pengadaan barang dan jasa, suap pada perizinan, serta penyalahgunaan wewenang dan aset, menjadi titik kritis dalam modus korupsi yang dapat menimbulkan kerugian bagi negara.

Pemaparan ini terungkap dalam kegiatan Sosialisasi Pencegahan Korupsi dalam Pengelolaan Keuangan Daerah, yang dihadiri oleh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) beserta camat se-Kota Padang Panjang. Acara berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota pada Senin (26/2) malam.

Sebagai narasumber, Inspektur Kota Padang Panjang, Dr. Syahril, menjelaskan bahwa pemahaman dalam pengelolaan keuangan daerah bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

READ  Tragedi ALS 151 Terguling, Satu Meninggal dan 46 Luka-luka

“Dengan kegiatan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat memperoleh pemahaman yang baik dalam melaporkan dan mengelola keuangan daerah, untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi,” ungkapnya.

Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, dalam arahannya, menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dan mengapresiasi upaya Inspektorat dalam memetakan potensi terjadinya korupsi.

Sonny menegaskan pentingnya pencegahan korupsi serta kepatuhan terhadap prosedur perundang-undangan. “Korupsi merupakan kejahatan yang harus diberantas bersama. Sosialisasi ini adalah langkah tepat untuk memberikan pemahaman kepada ASN dalam menjalankan tugas dan menjauhi segala bentuk KKN serta praktik-praktik yang merugikan negara,” katanya.

Selain itu, Sonny juga menekankan pentingnya menjaga integritas dan menjalankan tugas dengan transparansi dan akuntabilitas untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.

READ  Wabup Lantik Pangulu Antar Waktu

“Dengan pemahaman dan pencegahan yang baik, saya berharap agar kita semua dapat bersama-sama menciptakan lingkungan kerja yang bersih, baik, dan transparan,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif sebagai upaya pencegahan korupsi serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah di Kota Padang Panjang. *(mus)*

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *