Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
SOSBUDSosial

Sentuhan Kasih di Neni Anin Salon

274
×

Sentuhan Kasih di Neni Anin Salon

Sebarkan artikel ini
Melayani untuk kecantikan anak panti asuhan.(kominfo pdp)
Example 468x60

PADANG PANJANG, potretkita.id – DI sebuah ruko tengah kota, terdapat kegiatan yang menyinari hari-hari mereka yang kurang beruntung.

Sebuah salon kecil namun penuh kasih, membuka pintunya untuk memberikan layanan gratis kepada anak yatim, penghuni panti jompo, dan panti asuhan, serta bagi mereka yang membutuhkan.

Di sini tidak hanya rambut yang dibenahi, tetapi juga hati yang disentuh dan tersenyum.

Neni Anin Salon namanya, berlokasi di Pasar Pusat Padang Panjang Blok A. Samping Garuda, Lantai II. Diadakan setiap Jumat, kegiatan mulia ini sudah dijalankan sejak empat tahun lalu.

Neni (51) sebagai pemilik salon ini, tidak hanya melakukan kegiatan salon gratis di tempat, tetapi juga melayani di berbagai panti asuhan, baik yang berada di dalam maupun di luar Kota Padang Panjang.

Panti-panti asuhan yang sudah di antaranya Panti Jompo Kasih Sayang Ibu di Batusangkar, Panti Jompo Assyifa di Sungai Tarab dan di Malalo.

Dalam sehari, Neni dapat melakukan kegiatan potong rambut di Panti Jompo sekitar 147 orang. Sedangkan Panti Asuhan ada sekitar 17 orang. Kegiatan dimulai dari pukul 09.00 WIB sampai selesai.

READ  Namanya Diperingati Secara Internasional, AA Navis tak Pergi Merantau

“Biasanya dalam melakukan kegiatan, saya dibantu sanak keluarga. Semuanya murni inisiatif sendiri, menggunakan biaya sendiri, mulai dari transport, dan kebutuhan lainnya,” cerita Neni.

Tidak hanya salon gratis, Neni juga mengadakan Pelatihan Tata Rias Rambut dan Kecantikan tanpa dipungut biaya apapun. Dengan syarat harus memiliki keseriusan untuk belajar dan juga izin dari orang tua.

Melihat susahnya orang-orang untuk mendapatkan pekerjaan, terbesit di hatinya untuk memberikan peluang kepada anak-anak muda yang berminat dan memang serius di bidang tata rias rambut untuk ikut serta dalam pelatihan ini sampai peserta bisa.

“Tujuan saya melakukan pelatihan gratis ini agar peserta memiliki modal untuk bekerja baik di salon ini ataupun untuk membangun usaha sendiri nantinya,” ucap dia.

Neni Anin Salon sudah berdiri sejak tahun 90-an. Karyawannya empat orang yang merupakan keluarganya sendiri. Awal berdirinya salon ini sekadar hobi. Ia terus belajar memperdalam ilmu sehingga hadirlah salon ini.

READ  Warga Mengaku Mendengar Dentuman dari Gunung Marapi

Salonnya buka setiap hari pukul 09.00-18.00 WIB. Dengan tarif mulai dari Rp25 ribu, yang menyediakan berbagai layanan. Di antaranya potong rambut, creambath, smoothing, massage dan sebagainya.

Berawal dari kehilangan orang tua, sehingga terbesit di dalam hati Neni untuk melakukan kebaikan, saling membantu sesama manusia. Maka diadakanlah kegiatan salon dan pelatihan gratis ini.

“Dunia hanyalah sementara, sehingga perlu amal untuk dibawa ke akhirat kelak. Kegiatan ini merupakan bentuk kebahagiaan bagi saya sendiri, dapat menolong orang yang membutuhkan dan sebagai tabungan untuk akhirat,” katanya.

Ia berharap ke depannya kegiatan ini akan terus terlaksana dan mendapatkan banyak dukungan serta uluran tangan dari orang baik. Agar dapat membantu bagi orang-orang yang membutuhkan. (kominfo pdp; hanisah/caman)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Budaya

KAMPAR, potretkita.id – Kabupaten Kampar, dikenal sebagai Serambi…