Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
PendidikanSEKOLAH

Enam Santri Kauman Hafidz Alquran 30 Juz

364
×

Enam Santri Kauman Hafidz Alquran 30 Juz

Sebarkan artikel ini
Mudir Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang Dr. Derliana, bersama santrinya yang memiliki hafalan 30 juz Alquran.(ist)
Example 468x60

PADANG PANJANG, potretkita.id – Enam santri dari Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang, berhasil diwisuda sebagai hafidz Alquran setelah berhasil menghafal 30 juz.

Acara wisuda yang penuh khidmat ini menandai pencapaian luar biasa bagi para santri dan pesantren tersebut.

Keenam santri yang diwisuda sebagai hafidz Alquran adalah Suci Rahayu, Ezzy Novia Safitri, Husnul Latifa, Qonita Muflihuna, Aura Ilyas, dan Lovitadanti.

Mudir Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang Dr. Derliana menegaskan, semangat pesantren menuju skala internasional semakin menyala, dengan salah satu andalan kompetensi santrinya sebagai hafidz Alquran.

“Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang akan menjadi pesantren berskala internasional, sesuai amanat Persyarikatan Muhammadiyah. Dukungan internal dan eksternal menjadi penguat tekad kami dalam mewujudkan niat itu,” ujarnya pada Sabtu (27/4).

Derliana mengatakan hal itu, saat memberi laporan pada kegiatan Haflah Akhirus Sanah dan Wisuda Tahfidz Santri Pesantren Kauman, di Gedung Hoerijah Adam Kampus Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang.

Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat, Drs. H. Apris Yaman, MM., yang juga ketua Badan Pembina Pesantren Kauman.

Hadir pula Sekretaris BPP Afdi Efendi, Wakil Ketua BPP yang juga Pengurus Alumni Kulliyatul Muballighien Kauman Drs. Yandri Naga, dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Padang Panjang Basko Musriadi Musanif, S.Th.I.

Hadir juga para pimpinan pesantren, kepala madrasah, wali santri yang diwisuda, dan undangan lainnya.

READ  Kajari Padang Panjang Jadi Tim Pendamping Haji Daerah

Menurut Derliana, para wisudawan kali ini dinyatakan lulus sesuai Standar Kompetensi Lulusan (SKL) berstandar tinggi, sebagai langkah menuju pesantren berkelas internasional.

Santri Kauman saat ini berasal dari 17 provinsi di Indonesia dan negara-negara tetangga. Dalam acara wisuda kali ini, jumlah peserta mencapai 130 orang, terdiri dari 91 santri tingkat aliyah dan 39 santri tingkat tsanawiyah.

Dengan wisuda hafidz Alquran ini, Pesantren Kauman Muhammadiyah Padang Panjang terus melangkah menuju cita-cita sebagai pesantren berskala internasional, sambil tetap menjaga dan merawat tradisi, serta nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu dan tokoh-tokoh Muhammadiyah, yang telah mengukir sejarah di masa lalu.

APRESIASI
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang, melalui Kasi Pesantren dan Madrasah, Syaiful Arifin, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan Pesantren Kauman dalam lima tahun terakhir.

Menurutnya, kemajuan yang signifikan ini dianggap sebagai fenomena menarik dalam dunia kepesantrenan.

“Perkembangannya sangat pesat. Ini menjadi fenomena kepesantrenan yang amat menarik diteliti. Kemajuan yang luar biasa ini diharap mampu memberi inspirasi, sehingga apa yang menjadi kekhawatiran kita terhadap pendidikan generasi muda, bisa terjawab dengan tepat,” ungkapnya.

Kemajuan Pesantren Kauman juga mendapat apresiasi dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat. Menurut Apris Yaman, lembaga pendidikan yang berbasis di Kompleks Muhammadiyah Kauman Padang Panjang ini kini menjadi yang terbaik di antara sembilan pesantren Muhammadiyah di Sumatera Barat.

READ  KTA Pramuka Padang Langsung jadi ATM

Apris menegaskan, keberadaan Kauman menjadi kebanggaan Muhammadiyah, tetapi tidak berhenti sampai di situ. PWM Sumatera Barat bersama Badan Pembina Pesantren (BPP) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pabasko akan terus mendorong kemajuan Pesantren Kauman menuju skala internasional.

“Dalam dua tahun ini, Kauman kita targetkan seribu santri. Melihat antusiasme masyarakat, mencapai target itu tidak terlalu sulit bagi Kauman. Tapi kita harus menyiapkan sarana dan prasarananya terlebih dahulu,” jelas Apris.

Bagi Ketua PDM Pabasko Musriadi, Pesantren Muhammadiyah Kauman tidak hanya menjadi kebanggaan masa lalu dan hari ini, tetapi juga menjadi harapan kejayaan persyarikatan di masa mendatang.

“Kami sangat mengapresiasi semangat berinovasi mudir bersama majlis guru dan jajaran. Semoga kejayaan masa depan itu bisa kita raih mulai hari ini,” ujarnya.

Musriadi mengingatkan agar kerjasama dan kolaborasi yang baik dengan semua pihak tetap diperkuat, termasuk dengan sesama lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kauman, serta jajaran cabang dan ranting Muhammadiyah di Daerah Pabasko.

Setelah wisuda tahfidz, acara dilanjutkan dengan perpisahan dan pengembalian santri kepada orangtua, khusus bagi mereka yang telah menyelesaikan pendidikan tahun ini, baik di tingkat tsanawiyah maupun aliyah.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat persaudaraan dan komitmen dalam mengembangkan pesantren.(kiprahkita.com)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *